Sejarah Berdirinya GABRIAL UI
Gabungan Bridge Alumni Universitas Indonesia

Keterangan LOGO
Merah berarti Semangat, Hitam berarti Serius (cocok dengan warna suit Heart/Diamond dan Spade/Club). Gambar makara UI warna hitam dengan latar belakang kuning berarti almamater UI sebagai Ace-nya (kartu tertinggi dalam setiap warna suit). Kesan gambar adalah kartu bridge yang sedang dipegang dengan kartu Ace terekspos terdepan.

Sudah sejak lama keinginan para alumni bridge UI untuk membentuk sebuah wadah, dimana para alumni bridge UI bisa berkumpul, bermain bridge, bernostalgia, bermain bridge, bersilaturahmi, bermain bridge, membantu Unit Kegiatan Olahraga (UKOR) bridge UI serta bermain bridge untuk mencapai prestasi. Keinginan tersebut datang bukan saja dari rekan-rekan alumni bridge UI angkatan 60-an, tetapi juga dari angkatan 70-an, 80-an dan 90-an. Setiap dasawarsa angkatan memiliki sekumpulan alumni UI pemain bridge, yang telah malang melintang di dunia bridge, baik yang meneruskan maupun yang tidak, misalnya saja dari angkatan 60-an bisa disebutkan nama-nama seperti Markus Permadi, Roy E Tirtadji, Suparmono (almarhum), Zulfiar Sani dan lain-lain.

Dari angkatan 70-an, ada nama-nama Hubaya Tamsil, Hamdion Nizar, Ihsan Mahyudin, Osrifoel Usman, Agus Kabul, Yoppy, Irvandy Gunawan, Michael Kirangen, Raswari, Irwan Nimara, Henry DE Rumeser, Gerhard Rumeser dan lain-lain.

Dari angkatan 80-an ada nama-nama Asrin R Haznam, Benny Somali, Harnanto, Widi Pancono, Johan Mamesah, Ali Ridho, Machyuliz Machnizon, Faried Iskandar, Widodo Wirawan, Sudewo, Hengky M Toha, Tunjung, Idham HS Purba, Mirza Helmi, Anas Suseno, Joto Then, Soca Trisula, M Thariq Manti (Kiki), Agus Kurniawan, Jaya Muslimin, Yudhi Ekayanto, Hendra Valiandi, Yulius Nixon, Tommy Suhendra, Faber Marpaung, Suardi, Bambang Wijanarko, Henry Gamra, Rizaldi Jamil, Andang, Julian Tosra, Marfuan Fuad, Lucky D Pesik, Baradita Katoppo, Ekklesia Bukit, Bambang Lukito Handoyo (Imo), Robert Tobing, Benny Noverdi, Umar Farouk, Jack, Peter Tora, Surung Marpaung, Anton dan lain-lain.

Dari angkatan 90-an ada nama-nama M Arok, Freddy Yohan Hendrik, M Irfan, Ravi Rahdewa, Elwindra, Anang, Acong, Rizal Fernandy, Arif Z Kapa, Gandhi, Bob, Taufan, Baox, Ricky Palandeng, Andri Fitriadi, Yohanes, Hidayattullah, M Reza, M Hidayatullah, Piko Satriadanda, Kris, Iyang, Ipang, Aji, Danie Perdana Hakim, Hisraldiansyah, Sandy Safa’at, Catur Janhari, Fajar Cahyadi, Ponge, Hutomo dan lain-lain – bahkan bibit-bibit pemain putripun lahir di angkatan ini, seperti Melati Sarnita, Syarifah Nina Tirta Ayu (Inong), Artha Ika Sari, Lydwina, Anita, Kustini, Siti Rahmawati (Dede), Yoffi Twidawita Putri (Yope), Ameylia, Lusiana (Uchie), Fransisca (Chika), Dewi dan Evrita dan lain-lain.

Sekian banyak alumni pemain bridge yang disebut diatas hanyalah sebagian dari jumlah ratusan pemain-pemain bridge UI sejak tahun 60-an sampai sekarang.

Sekian banyak rekan-rekan alumni tersebut diatas maupun yang tidak disebutkan namanya, yang diwakili oleh beberapa orang dari masing-masing angkatan dasawarsa, akhirnya berkumpul pada tanggal 8 September 2002, di kediaman rekan Hamdion Nizar, dan sebanyak 16 orang dari mereka bersepakat untuk membentuk sebuah klub bridge dengan nama GABRIAL-UI (Gabungan Bridge Alumni UI) yang ditetapkan memiliki sekretariat di alamat ini:

Gabrial-UI
Gabungan Bridge Alumni UI
a/n Hamdion Nizar
Jl. H. Junaedi, No.7, Cipete Selatan, Jakarta 12420,
Telp. +62 751 4973
Facs. +62 7854 9062
Email: info@gabrial-ui.com

Susunan Pengurus Gabrial-UI adalah sebagai berikut: Ketua terpilih adalah Hamdion Nizar, Bendahara Widi Pancono, Sekretaris Umum Tommy Suhendra dan Ketua Bidang Teknis Joto Then. Dimulailah program-program bridge Gabrial-UI dengan masa kerja setahun ke depan. Terbentuklah jadwal latihan rutin setiap hari Rabu atau Jum’at malam (19.00-22.30WIB) di Bridge Center Bulunngan, Jakarta Selatan, dengan director tetap Amin Ramali. Website www.gabrial-ui.com juga tercipta dan mailing list gabrial-ui@yahoogroups.com juga mulai dipakai sebagai sarana berkomunikasi antar anggota Gabrial-UI dengan anggota terdaftar sampai saat ini sebanyak 72 orang. Sejalan dengan perkembangannya, Ricky Palandeng disetujui membantu pengurus khusus untuk bidang humas dan website manajemen.

AD/ART juga berhasil disusun dengan tujuan utamanya adalah menjalin kembali tali silaturhami antar alumni UI, khususnya yang pernah bermain bridge di UI serta membantu Tim Bridge UI untuk mencapai prestasi di bridge. Setiap anggota Gabrial-UI dikenakan IURAN Pokok Rp. 100,000/seumur hidup, IURAN Wajib Rp. 50,000/bulan dan IURAN sukarela. Dimana IURAN tersebut akan dipergunakan untuk menjalankan program Gabrial-UI yang berorientasi pada 2 tujuan utama diatas.

Latihan terus dilakukan secara rutin dengan diselipan persispan khusus bila ada jadwal turnamen yang akan diikuti. Perpustakaan dengan koleksi buku hampir 100 judul juga dikelola dengan serius dengan masa peminjaman selama seminggu untuk setiap judul/anggota. Para anggota Gabrial-UI juga ditantang untuk menulis artikel bridge dan dimasukkan ke dalam website dengan tujuan mempertajam analisa sebagai pemain bridge dan berani berargumentasi tentang teknik bermain bridge.

Gabrial-UI dalam perjalannya telah mencapai beberapa prestasi penting sejak berdiri, yaitu Juara 2 Kartini Cup, Juara 3 dan 4 KSAL Cup, Juara Pasangan KSAL Cup, Ranking 5 (sementara) LBJ (Liga Bridge Jakarta), lolos seleksi GBJS (Gabungan Bridge Jakarta Selatan) untuk Kejurnas Antar Gabungan di Batam, 4-13 July 2003 serta beberapa turnamen yang diikuti tanpa prestasi (Piala Pahlawan, Surabaya, 2002 dan Piala CBC 2003). Gabrial-UI akan terus belajar dan berkembang dengan slogan “Gotong-Royong” dalam mencapai prestasi demi kemajuan bridge di lingkungan almamater UI khususnya serta Indonesia pada umumnya.

 

Salam Bridge,
Pengurus Gabrial-UI

Squeeze is not a play that should be mastered from the beginning, but from the experience and progressive improvement